”Keuangan Inklusif : Peran Siswa dalam Meningkatkan Pemahaman Industri Keuangan kepada Masyarakat”,
"Sulit Untuk Berhenti Berharap"
Kisah ini adalah kisah nyata sebuah hubungan. Sebut saja Diaf dan Hilda.
Dimulai tahun 2009, disebuah gedung pendidikan yg kita sebut Sekolah yg berinisial SMP :)
Disuatu hari,
"Pengumuman ! Akan ada diadakan lomba Matematika untuk siswa kelas VII dan VIII, jadi harap mencari pasangan, boleh beda kelas dan boleh kelas VII berpasangan dengan kelas VIII. Dan nama kelompok dikumpulkan hari ini juga", kurang lebih seperti itulah suara nyaring.
Aku sangat bersemangat mendengar pengumuman itu, lalu aku berfikir untuk mengajak Hilda untuk ikut berlomba. Namun Hilda sudah memilih kakak kelas untuk ikut berlomba.
Baiklah, semangatku hilang saat itu.
Setiap hari bertemu Hilda, aku jadi bahan ejekan karena pernah dekat dengan salah satu temannya.
........
Masa kelas VII telah berlalu,
Di awal kelas VIII, ku kira aku semakin dewasa.
Tugasku bertambah karena teman-temanku memilihku sebagai ketua kelas. Dengan berjalannya waktu, Hilda melihat kepemimpinanku, dan aku rasa dia memperhatikanku.
Rasa suka pada Hilda bertambah, mungkin sayang. Sehingga sebagaimana remaja labil, disuatu hari.....
" Hilda, !"
"Ya, kata Fiani (Erfiani) kamu mau bilang sesuatu?"
"Iya ada" (Aku dikerjai sama Fiani, Aaarggh)
"Apa?"
"Mmm.."
"Aaah, gausah serius gitu laah"
(Sifatnya Hilda itu sedikit tomboy)
"Bingung ngomongnya"
"Yaudah aku .........
Bersambung...
Launching Cerita..
Hai kawan
Sudah lama ga aktif di blog, kangen sama pengunjung, ternyata blog ini ada yg ngunjungi (saya liat digoogle) haha... Jadi curhat
Oia kembali ke ide pokok
Kali ini saya akan post cerita cerita, anggap aja sinetron dalam blog..
Hehe,
Post pertama akan di publish nanti malam, on terus yooo